Ingin Metabolisme Tubuh Meningkat? Begini Caranya ..
Percaya atau tidak, pengaturan suhu ruangan saat kita tidur di malam hari dapat mempengaruhi proses cara melancarkan haid metabolisme tubuh.
Laporan dari Huffington Post, tidur di suhu kamar antara 16-19,5 derajat celcius bahkan bisa langsung meningkatkan metabolisme tubuh. Hasilnya diperkuat oleh sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Diabetes, yang mengatakan bahwa tidur di kamar 18-19 derajat Celsius akan membakar 7% kalori lebih banyak daripada tidur di ruangan yang lebih hangat.
Apa alasannya?
Periset siklus menstruasi, seperti dikutip situs Reader's Digest, percaya bahwa berada di ruangan yang dingin, tubuh manusia akan "dipaksa" untuk bekerja lebih keras dari biasanya untuk menaikkan suhu tubuh inti ke suhu tubuh normal 37 derajat. Celcius. Karena itu, pembakaran kalori juga semakin banyak. Pada tingkat 7%, tidur selama 24 jam pada suhu dingin akan membakar 100 kalori tambahan.
Tapi tidak hanya itu, ada alasan lain mengapa kita harus tidur di kamar yang dingin. Menurut direktur Charlottesville Neurology & Sleep Medicine, Dr. Christopher Winter, tidur di suhu kamar yang lebih hangat 19-20 derajat Celcius dapat mengganggu siklus tidur kita. Sebaliknya, tidur di kamar yang dingin bisa melindungi tubuh dari diabetes dan memerangi penuaan.
Hal ini diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh National Biotechnology Information Center (NCBI), yang menunjukkan bahwa tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon melatonin, atau hormon anti penuaan, saat kita tidur di kamar yang dingin.
Nah, ternyata manfaat tidur di suhu kamar dingin pun banyak. Bagi Sumber Kawan yang tidak kedinginan, mulailah mencoba bertahan.
Laporan dari Huffington Post, tidur di suhu kamar antara 16-19,5 derajat celcius bahkan bisa langsung meningkatkan metabolisme tubuh. Hasilnya diperkuat oleh sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Diabetes, yang mengatakan bahwa tidur di kamar 18-19 derajat Celsius akan membakar 7% kalori lebih banyak daripada tidur di ruangan yang lebih hangat.
Apa alasannya?
Periset siklus menstruasi, seperti dikutip situs Reader's Digest, percaya bahwa berada di ruangan yang dingin, tubuh manusia akan "dipaksa" untuk bekerja lebih keras dari biasanya untuk menaikkan suhu tubuh inti ke suhu tubuh normal 37 derajat. Celcius. Karena itu, pembakaran kalori juga semakin banyak. Pada tingkat 7%, tidur selama 24 jam pada suhu dingin akan membakar 100 kalori tambahan.
Tapi tidak hanya itu, ada alasan lain mengapa kita harus tidur di kamar yang dingin. Menurut direktur Charlottesville Neurology & Sleep Medicine, Dr. Christopher Winter, tidur di suhu kamar yang lebih hangat 19-20 derajat Celcius dapat mengganggu siklus tidur kita. Sebaliknya, tidur di kamar yang dingin bisa melindungi tubuh dari diabetes dan memerangi penuaan.
Hal ini diperkuat oleh penelitian yang dilakukan oleh National Biotechnology Information Center (NCBI), yang menunjukkan bahwa tubuh akan melepaskan lebih banyak hormon melatonin, atau hormon anti penuaan, saat kita tidur di kamar yang dingin.
Nah, ternyata manfaat tidur di suhu kamar dingin pun banyak. Bagi Sumber Kawan yang tidak kedinginan, mulailah mencoba bertahan.
Komentar
Posting Komentar